Kunjungan Lapangan BAPPENAS ke Kotawaringin Barat dalam Rangka Pemantauan dan Evaluasi Proyek Kalimantan Forest

IMG_20210621_094036

BAPPENAS melakukan kunjungan lapangan ke Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat pada tanggal 21 – 23 Juni 2021. Kunjungan ini dilakukan untuk Pemantauan dan Evaluasi serta mendukung implementasi program yang telah dilakukan oleh proyek KalFor dan mensinergikan kegiatan pengelolaan areal berhutan di APL di level pusat, provinsi, kabupaten dan tingkat tapak.

Pada hari pertama tim melakukan kunjungan ke Dinas Lingkungan Hidup KoBar, bertemu langsung dengan Kepala DLH Kotawaringin Barat Bapak Bambang Djatmiko. Tim Bappenas melakukan diskusi singkat mengenai perkembangan pelaksanaan kegiatan Proyek Kalfor di Kabupaten Kotawaringin Barat.

Selanjutnya melakukan kunjungan ke TAHURA Hidayah. Dalam rangka alih fungsi hutan menjadi Taman Hutan Raya (TAHURA), Pemkab KoBar menyiapkan lahan lebih kurang lima ribu hektar yang berada di dua kecamatan yaitu Kecamatan Arut Selatan dan Kecamatan Kumai.

Ditutup dengan kunjungan ke Taman Wisata Hutan Jurung Tiga yang memiliki luas areal lebih kurang 40 Hektar dan memiliki daya pesona luar biasa. Jurung Tiga, diresmikan langsung oleh Bupati Kotawaringin Barat, Hj. Nurhidayah, S.H., M.H yang ditandai dengan penandatanganan batu prasasti pada Mei 2019 lalu. Selain sebagai tempat wisata, hutan ini diharapkan dapat menjadi rumah bagi biodiversity dan menjadi paru-paru kota.

Di hari kedua Tim mengunjungi TN Tj Puting. KalFor melakukan kajian Pengembangan Mekanisme Insentif Antar Perkebunan Kelapa Sawit dan Komunitas di Kabupaten Kotawaringin Barat, lokasi yang dipilih menjadi lokasi kajian ini yaitu PT Andalan Sukses Makur (ASMR). PT ASMR merupakan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang terletak di Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat yang bekerjasama dengan Taman Nasional Tj. Puting mengembangkan daerah penyangga dalam sinergi konservasi lingkungan yang berkesinambungan. Terdapat tiga desa yang terletak berdekatan dengan wilayah PT ASMR, yaitu Desa Sungai Sekonyer, Kumai Hilir dan Teluk Pulai. Selain bertemu dengan Kepala Taman Nasional, tim Bappenas juga melihat fauna endemik, orang utan di feeding Camp di Pondok Tanggui.

Hari kedua ditutup dengan Kunjungan ke Saka Madu Kelulut. KalFor bersama KPHP Kotawaringin Barat serta CV. Manunggal Rimba Perkasa telah melaksanakan 2 kali pelatihan Pengurangan Kandungan Air Dalam Madu Trigona/Kelulut dan Cara Pengemasan Madu Trigona Secara Sederhana dan Higienis, pada 2 & 12 November 2020. Secara tidak langsung kelompok Saka madu kelulut ini juga berkontribusi dalam melestarikan keberlanjutan Hutan sebagai sumber makanan lebah kelulut. Tim juga mencoba madu kelulut langsung dari sarangnya.

/ Aktifitas Proyek